Daftar Harga Pakan Ayam Terbaru 2026, Lengkap untuk Pedaging, Petelur dan Buras

Diposting pada

Pakan menjadi salah satu komponen biaya paling penting dalam usaha peternakan ayam. Baik ayam broiler, ayam petelur, maupun ayam kampung membutuhkan pakan dengan kandungan nutrisi yang sesuai agar pertumbuhan dan produktivitasnya dapat berjalan optimal.

Tidak heran jika daftar harga pakan ayam terbaru sering dicari oleh peternak sebelum membeli dalam jumlah besar. Selisih harga beberapa ratus rupiah per kilogram saja dapat memberikan dampak cukup besar terhadap biaya produksi apabila kebutuhan pakan mencapai ratusan kilogram atau bahkan beberapa ton dalam satu periode.

Harga pakan ayam di pasaran cukup beragam. Untuk kemasan 50 kg, sejumlah produk pakan broiler yang terpantau pada Juli 2026 berada sekitar Rp475.000 hingga Rp520.000, sedangkan beberapa produk pakan ayam buras dan produk lainnya berada di kisaran berbeda.

Pada pakan ayam petelur, harga juga sangat bervariasi. Data pasar Juli 2026 menunjukkan adanya produk kemasan 50 kg sekitar Rp500.000 hingga Rp675.000, sementara produk atau konsentrat tertentu dapat memiliki harga lebih tinggi.

Berikut panduan lengkap harga pakan ayam, jenis pakan berdasarkan umur, perbedaan pakan broiler dan layer, hingga tips memilih pakan yang ekonomis.


Daftar Harga Pakan Ayam 2026

Berikut gambaran harga pakan ayam yang dapat dijadikan referensi:

Jenis PakanKemasanKisaran Harga
Pakan ayam buras ekonomis1 kgRp6.000–Rp12.000
Pakan ayam Bravo 5111 kgSekitar Rp7.800
Pakan ayam petelur1 kgSekitar Rp10.000–Rp13.000
Pakan ayam buras10 kgSekitar Rp80.000
Pakan ayam petelur10 kgSekitar Rp125.000
Pakan ayam broiler BR 150 kgSekitar Rp475.000–Rp520.000
Pakan ayam broiler BR 250 kgSekitar Rp650.000-an pada referensi tertentu
Pakan ayam Buras B12L50 kgSekitar Rp335.000–Rp369.000
Pakan ayam petelur50 kgSekitar Rp500.000–Rp675.000
Pakan layer/konsentrat50 kgSekitar Rp570.000–Rp850.000

Harga di atas merupakan kisaran referensi pasar 2026, bukan harga resmi nasional. Harga aktual dapat berbeda berdasarkan merek, formula, lokasi, distributor, jumlah pembelian, promo, serta biaya pengiriman.


Harga Pakan Ayam 1 Kg

Pakan kemasan 1 kg biasanya lebih banyak digunakan oleh peternak skala kecil atau orang yang memelihara ayam dalam jumlah terbatas.

Kemasan kecil juga cocok bagi peternak yang ingin mencoba suatu merek sebelum membeli dalam jumlah besar.

Pada Juli 2026, beberapa produk pakan ayam kemasan 1 kg yang terpantau antara lain Bravo 511 sekitar Rp7.800, pakan petelur tertentu sekitar Rp10.000–Rp13.000, dan produk buras tertentu mulai beberapa ribu rupiah per kilogram.

Namun, harga per kilogram pada kemasan kecil biasanya lebih tinggi dibandingkan membeli satu karung.


Harga Pakan Ayam 5 Kg

Kemasan 5 kg menjadi pilihan bagi peternak yang membutuhkan pakan lebih banyak tetapi belum ingin membeli satu karung.

Keuntungan kemasan ini adalah:

  • Modal awal lebih ringan.
  • Mudah disimpan.
  • Cocok untuk peternakan rumahan.
  • Dapat digunakan untuk mencoba produk baru.

Kekurangannya, harga per kilogram biasanya lebih tinggi dibandingkan kemasan 25 kg atau 50 kg.


Harga Pakan Ayam 10 Kg

Kemasan 10 kg cukup populer untuk peternak skala kecil dan menengah.

Pada pasar Juli 2026, pakan ayam buras De Heus 10 kg tercantum sekitar Rp80.000, sedangkan pakan ayam petelur De Heus 10 kg sekitar Rp125.000.

Harga tersebut menunjukkan bahwa jenis dan formula pakan sangat memengaruhi harga meskipun berat kemasannya sama.


Harga Pakan Ayam 25 Kg

Kemasan 25 kg dapat menjadi pilihan tengah antara eceran dan karungan.

Salah satu contoh di pasar adalah pakan ayam petelur MaxGro50 kemasan 25 kg yang pada Juli 2026 tercantum sekitar Rp100.000.

Namun, jangan menjadikan satu listing sebagai patokan nasional karena harga pakan dapat berbeda cukup jauh antarwilayah.


Harga Pakan Ayam 50 Kg

Kemasan 50 kg banyak digunakan oleh peternak komersial karena lebih praktis dan biasanya memiliki harga per kilogram yang lebih kompetitif.

Pada Juli 2026, beberapa contoh harga yang terpantau:

  • Buras B12L 50 kg sekitar Rp335.800.
  • Buras New Hope 50 kg sekitar Rp369.000.
  • BR 1 sekitar Rp475.000–Rp520.000.
  • SREEYA BSG 101 sekitar Rp495.500.
  • Pakan ayam petelur tertentu sekitar Rp500.000–Rp675.000.
  • Produk layer atau konsentrat tertentu dapat mencapai Rp800.000 lebih.

Harga tersebut bisa berubah sesuai lokasi dan penjual.


Harga Pakan Ayam Broiler

Ayam broiler membutuhkan pakan yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan cepat.

Pakan broiler biasanya dibedakan berdasarkan fase pertumbuhan.

Secara umum terdapat:

  • Broiler starter.
  • Broiler grower.
  • Broiler finisher.

Pada Juli 2026, beberapa penawaran BR 1 kemasan 50 kg berada sekitar Rp475.000–Rp520.000. Sementara beberapa produk broiler lainnya berada pada kisaran yang berbeda.

Dalam dokumen harga barang Pemerintah Kabupaten Sikka 2026, pakan ayam broiler spesifikasi 511 tercantum Rp14.900/kg, sedangkan BR 1 50 kg tercantum Rp618.000 dan BR 2 50 kg Rp652.300.

Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa harga dapat berbeda berdasarkan wilayah, jenis produk, dan sumber pengadaan.


Harga Pakan Ayam BR 1

BR 1 biasanya digunakan untuk fase awal ayam broiler.

Bentuk pakan dapat berupa crumble atau bentuk lain yang disesuaikan dengan umur ayam.

Pada pasar Juli 2026, BR 1 kemasan 50 kg ditemukan sekitar Rp475.000–Rp520.000 pada sejumlah listing.

Sementara itu, referensi pengadaan daerah Sikka mencatat BR 1 50 kg sebesar Rp618.000.

Karena perbedaan tersebut, peternak sebaiknya membandingkan harga dari distributor di wilayah masing-masing.


Harga Pakan Ayam BR 2

BR 2 umumnya digunakan setelah ayam melewati fase starter.

Pakan pada fase ini perlu disesuaikan dengan perkembangan bobot ayam dan target pemeliharaan.

Dalam dokumen harga pengadaan Kabupaten Sikka 2026, BR 2 atau Broiler Grower Finisher 50 kg tercantum sebesar Rp652.300 per karung.

Harga toko atau distributor lain dapat berbeda.


Harga Pakan Ayam 511

Angka 511 cukup dikenal dalam produk pakan ayam broiler.

Salah satu produk yang banyak ditemukan adalah Hi-Pro-Vite 511-Bravo.

Pada Juli 2026, beberapa listing untuk kemasan 50 kg menunjukkan harga sekitar:

  • Rp1.028.200.
  • Rp1.034.990.
  • Rp1.094.000.
  • Hingga sekitar Rp1.355.000 pada listing tertentu.

Perbedaan yang cukup besar tersebut menunjukkan bahwa kode atau merek saja tidak cukup untuk membandingkan harga.

Pastikan produk yang dibandingkan memiliki formula dan kemasan yang sama.


Harga Pakan Ayam Petelur

Pakan ayam petelur dirancang untuk mendukung ayam yang sudah memasuki fase produksi telur.

Kebutuhan nutrisi ayam layer berbeda dari ayam broiler.

Pada Juli 2026, sejumlah produk pakan ayam petelur kemasan 50 kg ditemukan sekitar Rp500.000–Rp675.000, sedangkan beberapa produk konsentrat atau layer premium dapat mencapai lebih tinggi.

Peternak sebaiknya memilih pakan berdasarkan fase umur dan produksi ayam.


Harga Pakan Ayam Layer

Ayam layer memerlukan nutrisi yang mendukung produksi telur secara konsisten.

Beberapa referensi harga pengadaan 2026 mencantumkan:

  • Layer Starter 50 kg sekitar Rp570.300.
  • Layer Produksi 50 kg sekitar Rp595.100.
  • Layer Produksi tertentu sekitar Rp606.500.
  • Konsentrat layer 50 kg sekitar Rp627.800.
  • Produk layer lainnya sekitar Rp652.300–Rp858.300.

Harga komersial di toko dapat berbeda.


Harga Pakan Ayam Kampung

Ayam kampung atau ayam buras mempunyai kebutuhan pakan yang dapat berbeda dengan broiler.

Pada pasar Juli 2026, pakan ayam buras B12L kemasan 50 kg tercantum sekitar Rp335.800, sementara listing lainnya berada sekitar Rp369.000.

Untuk pembelian skala kecil, tersedia pula kemasan 1 kg.


Harga Pakan Ayam Buras B12L

B12L merupakan salah satu produk yang banyak ditawarkan untuk ayam buras.

Pada Juli 2026, kemasan 50 kg berada sekitar Rp335.800–Rp369.000 pada sejumlah listing.

Kemasan 1 kg juga tersedia dalam berbagai penawaran dengan harga yang berbeda-beda.

Jika membeli untuk jumlah ayam yang cukup banyak, bandingkan harga satu karung dengan kemasan kecil.


Harga Pakan Ayam Kampung 1 Kg

Untuk pemeliharaan ayam kampung dalam jumlah kecil, kemasan 1 kg lebih praktis.

Harga dapat mulai sekitar beberapa ribu rupiah hingga belasan ribu rupiah tergantung merek dan kandungan nutrisi.

Beberapa listing Juli 2026 bahkan menampilkan pakan B12L repack dengan harga sekitar Rp2.000–Rp6.000 per kg, sedangkan produk kemasan pabrik dapat mempunyai harga berbeda.

Pastikan membedakan produk asli pabrik dengan pakan repack.


Perbedaan Pakan Broiler dan Layer

Pakan broiler dan layer tidak seharusnya dipertukarkan begitu saja.

Pakan broiler dirancang untuk mendukung pertambahan bobot tubuh dalam waktu relatif singkat.

Pakan layer lebih diarahkan untuk mendukung produksi telur dan mempertahankan kondisi tubuh ayam selama masa produksi.

Komposisi nutrisi dan penggunaannya dapat berbeda.

Karena itu, selalu periksa keterangan pada kemasan.


Pakan Ayam Starter

Starter merupakan pakan untuk ayam pada fase awal kehidupan.

Pada fase ini, ayam membutuhkan nutrisi yang mendukung:

  • Pertumbuhan tulang.
  • Pembentukan otot.
  • Perkembangan organ.
  • Pertumbuhan bulu.
  • Perkembangan sistem tubuh.

Pakan starter biasanya memiliki bentuk dan ukuran yang lebih mudah dimakan anak ayam.


Pakan Ayam Grower

Setelah melewati fase starter, ayam masuk ke fase grower.

Pada tahap ini, kebutuhan nutrisi mulai berubah.

Pakan harus tetap mendukung pertumbuhan, tetapi komposisinya disesuaikan dengan umur dan target pemeliharaan.

Untuk broiler, fase grower biasanya merupakan bagian penting sebelum memasuki fase akhir.


Pakan Ayam Finisher

Finisher merupakan pakan untuk fase akhir ayam pedaging.

Tujuannya mendukung pencapaian bobot panen secara efisien.

Pemilihan pakan finisher perlu disesuaikan dengan umur ayam, target bobot, dan sistem pemeliharaan.


Pakan Ayam Petelur Fase Produksi

Ayam petelur yang sudah menghasilkan telur membutuhkan pakan dengan komposisi yang mendukung produksi telur.

Kualitas pakan dapat memengaruhi:

  • Produksi telur.
  • Berat telur.
  • Kondisi tubuh ayam.
  • Kualitas cangkang.
  • Efisiensi penggunaan pakan.

Namun, pakan bukan satu-satunya faktor.

Manajemen kandang, kesehatan, pencahayaan, air minum, dan kondisi lingkungan juga sangat berpengaruh.


Apa yang Membuat Harga Pakan Ayam Mahal?

Harga pakan dipengaruhi oleh berbagai komponen.

Beberapa di antaranya:

  • Harga jagung.
  • Bungkil kedelai.
  • Tepung ikan.
  • Premix.
  • Biaya energi.
  • Transportasi.
  • Pengemasan.
  • Nilai tukar.
  • Permintaan pasar.

Harga bahan baku dapat berdampak langsung pada biaya produksi pakan.

Pada Juni 2026, misalnya, peternak ayam petelur di Indramayu melaporkan harga pakan naik dari sekitar Rp340.000 menjadi Rp380.000 per 50 kg, yang dikaitkan dengan kenaikan harga jagung pipil.


Harga Pakan Ayam dan Harga Jagung

Jagung merupakan salah satu bahan penting dalam industri pakan unggas.

Ketika harga jagung meningkat, biaya produksi pakan dapat ikut terpengaruh.

Itulah sebabnya harga pakan ayam tidak selalu stabil sepanjang tahun.

Peternak sebaiknya memasukkan kemungkinan perubahan harga pakan ke dalam perhitungan biaya produksi.


Cara Memilih Pakan Ayam yang Bagus

Harga murah bukan satu-satunya pertimbangan.

Sebelum membeli, perhatikan beberapa hal berikut.

1. Sesuaikan dengan umur ayam

Anak ayam membutuhkan pakan berbeda dengan ayam dewasa.

2. Periksa kandungan nutrisi

Lihat informasi protein, energi, mineral, dan komponen lain pada label.

3. Pilih ukuran pakan yang tepat

Ukuran terlalu besar dapat menyulitkan ayam muda.

4. Periksa kondisi kemasan

Pastikan karung tidak basah atau rusak.

5. Pilih produk dengan identitas jelas

Produsen dan informasi produk sebaiknya tercantum dengan jelas.

6. Bandingkan harga per kilogram

Jangan hanya melihat harga satu karung.


Pakan Ayam Murah Apakah Bagus?

Pakan murah belum tentu buruk.

Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa pakan dengan harga paling rendah adalah pilihan paling ekonomis.

Misalnya:

Pakan A: Rp10.000/kg

Pakan B: Rp14.000/kg

Jika pakan B menghasilkan pertumbuhan lebih baik atau efisiensi pakan lebih tinggi, biaya produksi akhir belum tentu lebih mahal.

Karena itu, peternak sebaiknya mencatat konsumsi pakan dan pertambahan bobot ayam.


Apa Itu FCR pada Ayam?

FCR atau Feed Conversion Ratio merupakan indikator yang sering digunakan untuk mengukur efisiensi pakan.

Secara sederhana:

FCR = jumlah pakan yang digunakan ÷ pertambahan bobot ayam

Contoh:

Jika ayam mengonsumsi 1,6 kg pakan untuk menghasilkan pertambahan bobot 1 kg, maka FCR secara sederhana adalah 1,6.

Semakin efisien penggunaan pakan, semakin baik biaya produksi dapat dikendalikan.

Nilai aktual FCR dapat berbeda berdasarkan umur, strain ayam, kesehatan, kondisi kandang, cuaca, dan kualitas pakan.


Cara Menghitung Biaya Pakan Ayam

Contohnya Anda membeli pakan 50 kg dengan harga Rp500.000.

Maka:

Rp500.000 ÷ 50 kg = Rp10.000/kg.

Jika selama satu periode peternakan menggunakan 1.000 kg:

1.000 × Rp10.000 = Rp10.000.000.

Dari perhitungan tersebut, peternak dapat mengetahui berapa besar modal yang harus disiapkan untuk pakan.


Mengapa Harga per Kilogram Penting?

Dua produk dapat mempunyai harga karung yang berbeda karena berat kemasannya berbeda.

Misalnya:

Produk A: Rp500.000 / 50 kg = Rp10.000/kg

Produk B: Rp300.000 / 25 kg = Rp12.000/kg

Sekilas produk B terlihat lebih murah karena harga karung hanya Rp300.000.

Padahal harga per kilogramnya lebih tinggi.

Karena itu, selalu gunakan harga per kilogram ketika membandingkan pakan.


Pakan Ayam Karungan atau Eceran?

Keduanya memiliki kelebihan.

Kemasan karung

Cocok untuk peternak dengan jumlah ayam banyak.

Kelebihan:

  • Harga per kg biasanya lebih rendah.
  • Lebih praktis.
  • Tidak perlu sering membeli.

Kemasan kecil

Cocok untuk:

  • Peternak rumahan.
  • Ayam dalam jumlah sedikit.
  • Uji coba produk.

Jangan membeli satu karung hanya karena harga per kilogram lebih murah jika pakan akhirnya tersimpan terlalu lama.


Cara Menyimpan Pakan Ayam

Pakan harus disimpan dengan baik untuk menjaga kualitasnya.

Gunakan ruangan yang:

  • Kering.
  • Bersih.
  • Tidak bocor.
  • Tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Terlindung dari tikus dan serangga.

Karung sebaiknya tidak diletakkan langsung di lantai.

Gunakan palet atau alas.


Jangan Menyimpan Pakan di Tempat Lembap

Kelembapan dapat menyebabkan pakan menggumpal dan menurunkan kualitasnya.

Pakan yang terkena air juga lebih mudah ditumbuhi jamur.

Jika pakan sudah:

  • Berjamur.
  • Bau tengik.
  • Berubah warna.
  • Terlalu lembap.

sebaiknya jangan diberikan kepada ayam.


Pakan Ayam Berjamur

Pakan yang berjamur dapat membahayakan kesehatan unggas.

Karena itu, peternak harus melakukan pemeriksaan sebelum memberikan pakan.

Jangan mencampurkan pakan yang sudah rusak dengan stok baru.

Lebih baik membuang sebagian pakan yang rusak daripada mengambil risiko terhadap seluruh populasi ayam.


Pakan Ayam untuk Anak Ayam

Anak ayam membutuhkan pakan yang mudah dimakan dan sesuai dengan kebutuhan fase awal.

Ukuran butiran sangat penting.

Pakan yang terlalu besar dapat menyulitkan anak ayam.

Karena itu, gunakan pakan starter sesuai rekomendasi produsen.


Pakan Ayam untuk Ayam Dewasa

Ayam dewasa mempunyai kebutuhan berbeda dengan anak ayam.

Ayam petelur membutuhkan pakan untuk mendukung produksi telur, sementara ayam pedaging membutuhkan pakan yang mendukung pencapaian bobot panen.

Ayam kampung juga mempunyai karakter pemeliharaan yang berbeda.

Jangan menggunakan satu formula untuk seluruh jenis ayam tanpa mempertimbangkan kebutuhannya.


Pakan Ayam Petelur dan Produksi Telur

Pakan merupakan salah satu faktor penting dalam produktivitas ayam petelur.

Namun, jumlah telur tidak hanya dipengaruhi pakan.

Faktor lain antara lain:

  • Genetik.
  • Umur ayam.
  • Kesehatan.
  • Pencahayaan.
  • Suhu.
  • Air minum.
  • Kondisi kandang.
  • Manajemen pemeliharaan.

Karena itu, mengganti pakan saja belum tentu langsung meningkatkan produksi.


Pakan Ayam Broiler dan Pertumbuhan

Broiler dirancang untuk pertumbuhan cepat.

Karena itu, pakan menjadi salah satu komponen utama dalam mencapai target bobot.

Peternak perlu memantau:

  • Konsumsi pakan.
  • Pertambahan bobot.
  • FCR.
  • Kematian.
  • Kondisi kesehatan.

Dengan pencatatan tersebut, peternak dapat mengetahui apakah pakan yang digunakan benar-benar efisien.


Tips Menghemat Biaya Pakan Ayam

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan.

Beli dari distributor dekat

Ongkos transportasi bisa lebih rendah.

Bandingkan harga beberapa merek

Jangan bergantung pada satu toko.

Hitung harga per kilogram

Ini cara paling mudah membandingkan produk.

Pantau FCR

Pakan murah tidak selalu paling efisien.

Jaga kesehatan ayam

Ayam yang sakit dapat mengalami penurunan konsumsi dan pertumbuhan.

Jaga kualitas kandang

Suhu dan ventilasi yang buruk dapat memengaruhi performa ayam.


Harga Pakan Ayam Bisa Berubah

Peternak sebaiknya tidak menggunakan daftar harga lama untuk membuat perhitungan biaya produksi tanpa melakukan pengecekan ulang.

Harga dapat berubah karena:

  • Harga bahan baku.
  • Distribusi.
  • Musim.
  • Permintaan.
  • Kebijakan pemerintah.
  • Nilai tukar.
  • Biaya energi.

Kenaikan harga pakan pada Juni 2026 yang dilaporkan peternak di Indramayu menjadi contoh bahwa biaya pakan dapat berubah dalam waktu relatif singkat.


Membeli Pakan Ayam Online

Marketplace dapat membantu peternak membandingkan berbagai produk.

Namun, ada satu hal penting:

Perhatikan ongkos kirim.

Pakan ayam merupakan barang berat.

Harga karung yang terlihat murah bisa menjadi lebih mahal setelah ditambahkan biaya pengiriman.

Jika tersedia distributor lokal, hitung juga total biaya pembelian sebelum menentukan pilihan.


Membeli Pakan Ayam di Toko Pertanian

Toko pertanian memiliki keuntungan karena peternak dapat melihat kondisi karung secara langsung.

Anda juga dapat bertanya:

  • Cocok untuk ayam umur berapa?
  • Berapa berat bersihnya?
  • Apa kandungan proteinnya?
  • Apakah produk baru?
  • Berapa harga grosir?
  • Apakah tersedia harga untuk beberapa karung?

Pertanyaan sederhana dapat membantu menghindari kesalahan pembelian.


Cara Mendapatkan Harga Pakan Ayam Murah

Jika ingin menekan biaya, lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Bandingkan minimal tiga penjual.
  2. Cari distributor yang dekat.
  3. Tanyakan harga grosir.
  4. Bandingkan kemasan 25 kg dan 50 kg.
  5. Hitung ongkos kirim.
  6. Bandingkan harga per kilogram.
  7. Jangan membeli stok terlalu banyak.

Harga murah akan lebih bermanfaat jika kualitas pakan dan efisiensi penggunaannya tetap baik.


Kesalahan Saat Membeli Pakan Ayam

Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:

Hanya melihat harga karung

Selalu hitung harga per kilogram.

Tidak memperhatikan umur ayam

Starter dan layer memiliki kebutuhan berbeda.

Tidak mengecek kondisi karung

Karung yang basah perlu dihindari.

Membeli terlalu banyak

Stok yang lama tersimpan berisiko mengalami penurunan kualitas.

Tidak menghitung ongkos kirim

Terutama ketika membeli secara online.

Tidak mencatat konsumsi pakan

Tanpa catatan, sulit mengetahui apakah pakan benar-benar efisien.


Tabel Harga Pakan Ayam Berdasarkan Jenis

JenisContoh KemasanKisaran Harga 2026
Buras B12L50 kgRp335.000–Rp369.000
BR 150 kgRp475.000–Rp520.000
SREEYA BSG 10150 kgSekitar Rp495.500
Pakan petelur50 kgRp500.000–Rp675.000
Layer Starter50 kgSekitar Rp570.300
Layer Produksi50 kgSekitar Rp595.100
Konsentrat layer50 kgSekitar Rp627.800
BR 250 kgSekitar Rp652.300 pada referensi tertentu
Pakan layer premium50 kgDapat mencapai Rp850.000-an

Harga merupakan referensi dari sejumlah listing dan dokumen harga 2026, sehingga harga aktual di daerah Anda dapat berbeda.


Kesimpulan

Daftar harga pakan ayam terbaru 2026 menunjukkan bahwa harga sangat bergantung pada jenis ayam, fase pertumbuhan, merek, formula, ukuran kemasan, dan lokasi pembelian.

Untuk ayam broiler, pakan BR 1 kemasan 50 kg pada sejumlah listing Juli 2026 berada sekitar Rp475.000–Rp520.000, sementara SREEYA BSG 101 sekitar Rp495.500.

Untuk ayam buras, pakan B12L kemasan 50 kg terpantau sekitar Rp335.000–Rp369.000 pada beberapa penawaran.

Sementara itu, pakan ayam petelur mempunyai rentang harga yang cukup lebar. Sejumlah produk 50 kg berada sekitar Rp500.000–Rp675.000, sedangkan konsentrat atau produk layer tertentu dapat mencapai Rp800.000 lebih.

Harga juga dapat mengalami perubahan. Pada Juni 2026, misalnya, peternak ayam petelur di Indramayu melaporkan kenaikan harga pakan dari sekitar Rp340.000 menjadi Rp380.000 per 50 kg yang dikaitkan dengan kenaikan harga jagung pipil.

Karena itu, peternak sebaiknya tidak hanya mencari pakan ayam termurah, tetapi menghitung biaya berdasarkan harga per kilogram, konsumsi pakan, pertambahan bobot, produksi telur, dan efisiensi atau FCR.

Untuk ayam broiler, gunakan pakan sesuai fase starter, grower, dan finisher. Untuk ayam petelur, pilih pakan berdasarkan fase pertumbuhan dan produksi. Sementara ayam kampung atau buras membutuhkan pakan yang sesuai dengan sistem pemeliharaannya.

Selain kualitas pakan, kondisi kandang, kesehatan ayam, air minum, suhu, ventilasi, dan manajemen pemberian pakan juga sangat menentukan hasil akhir.

Dengan membandingkan harga, kandungan nutrisi, ukuran kemasan, kualitas produk, dan efisiensi penggunaan, peternak dapat memilih pakan yang tidak hanya terjangkau tetapi juga mampu membantu menjaga biaya produksi tetap efisien.

Catatan: harga dalam artikel ini merupakan referensi pasar 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Harga aktual dapat berbeda berdasarkan daerah, distributor, merek, stok, promo, dan ongkos pengiriman.